betrayalatcalth – PS Mitra Kukar adalah salah satu tim sepak bola yang cukup ternama dan dikenal oleh sebagian besar masyarakat yang ada di Indonesia. Pasalnya, tim ini memang sudah beberapa kali tampil dan ikut meramaikan ajang Liga1 Indonesia di mana selalu memiliki para pemain terbaik sekaligus juga mampu berkompetisi secara baik bersama dengan tim-tim terbaik lain yang ada di Indonesia.
Namun tidak seperti dulu, kini Mita Kukar dikabarkan telah mundur dari Liga 3 karena satu dan lain halnya. Pada beberapa edisi Liga 1 sebelumnya, Mitra Kukar memang sempat menjadi salah satu peserta pada ajang sepak bola paling bergengsi di Tanah Air. Sayangnya, penampilan yang kurang maksimal membuat Kukar harus terdepak dari Liga 1 dan harus bermain di Liga 3.
Tak cuma itu, hasil kurang bagus yang dialami oleh Kukar juga membuatnya harus terlempar ke Liga 3 Indonesia sehingga membuat namanya kian tenggelam dan kalah saing dari beberapa tim kuat lain yang berlaga dalam kompetisi. Ditambah lagi dengan adanya kabar kemunduran Kukar dari Liga 3 semaikin membuat para fans kecewa.
Tidak ada kabar sebelumnya bahwa PS Mitra Kukar akan keluar atau mundur dari Liga 3. Padahal, penampilannya di Liga 3 bisa membuat Mitra Kukar kembali naik kasta ke Liga 2 dan Liga 1 meskipun harus menjalani serangkaian pertandingan baik di Liga 3, Liga 2, ataupun Liga 1 Indonesia.
Ini Alasan Mitra Kukar Mundur dari Kompetisi Liga 3 Indonesia
Ada beberapa pihak yang berspekulasi bahwa mundurnya PS Mitra Kukar Kartanegara dari Liga 3 Indonesia disebabkan karena masalah finansial. Namun ternyata, hal tesebut bukanlah karena faktor finansial, sesuai dengan yang sudah disampaikan sebelumnya oleh pihak dari Mitra Kukar melalui informasi yang dikutip dari Koran Kaltim.
Alasan mundurnya Mitra Kukar dari kompetisi sepak bola Liga 3 Indonesia semakin jelas usai sang pelatih Kukar, Nor Alam, muncul ke media guna memberikan penjelasan atau klarifikasi dari permasalahan yang melanda tim sepak bola asal Kalimantan Timur tersebut. Ia pun juga menegaskan kalau kemunduran Kukar dari kompetisi Liga 3 bukan semata-mata karena masalah finansial saja, tapi lebih dari itu.
Menurutnya, urusan finansial sama sekali bukan menjadi alasan Kukar mundur dari kompetisi sepak bola. Akan tetapi, hal tersebut dikarenakan tim tersebut dikabarkan sama sekali tidak ada kesiapan sehingga lebih baik mundur dari Liga 3. Adapun keputusan tersebut menurut Nor Alam merupakan keputusan final dari pihak manajemen usai menyelenggarakan perbincangan secara intensif bersama dengan presiden klub Mitra Kukar, Endri Erawan.
Tragedi Kanjuruhan Hentikan Langkah Mitra Kukar Menuju Liga 2
Padahal, Mitra Kukar sendiri sebenarnya telah melakukan berbagai persiapan secara optimal guna menjalani kompetisi di Liga 3 Indonesia pada musim lalu. Bahkan, latihan juga dipusatkan di Jakarta dengan mengusung promosi ke Liga 2 Indonesia. Akan tetapi, adanya tragedi kanjuruhan kala itu membuat kompetisi sepak bola Liga 2 dan Liga 3 terhenti begitu saja yang berefek pada nasib Mitra Kukar.
Ketidakpastian itupun membuat para pemain hengkang dari Kukar. Hal itu pula yang membuat manajemen memutuskan untuk lebih membubarkan tim sehingga tidak ada kelanjutan lagi bagi PS Mitra Kukar untuk berkompetisi di Liga 3. Padahal, banyak sekali pihak yang menyayangkan absennya Mitra Kukar dari Liga 3. Yang mana, hal itu bisa membuat klub tersebut mempromosikan diri ke Liga 2 dan bisa menjalani serangkaian pertandingan di Liga 2 untuk kembali tampil nantinya di Liga 1.
Mitra Kukar Sempat Menjadi Tim yang Disegani di Indonesia
Para penggemar sepak bola Tanah Air pastinya sudah sangat kenal dengan nama besar PS Mitra Kukar. Tim yang mendapat sokongan dari Endri Erawan, anggota Komite Eksekutif PSSI ini, kala itu sukses mempromosikan diri ke Liga 1 Indonesia, tepatnya pada musim 2011 – 2012 dengan sederet pencapaian yang sangat konsisten dan juga luar biasa sehingga mampu berkompetisi dengan beberapa klub besar lain di Indonesia.
Bahkan, kehadiran Mitra Kukar di Liga teratas Indonesia tersebut semakin membuat persaingan seru, ditambah lagi keberhasilan Mitra Kukar menjadi salah satu tim terbaik yang diisi oleh para pemain yang terkenal kala itu. Kukar beberapa tahun sukses meramaikan kompetisi Liga 1 sebelum akhirnya tim asal Kalimantan Timur itu terdegradasi pada tahun 2018 akibat mengalami penurunan performa dan tidak mampu lagi bersaing di Liga 1 Indonesia.
Dari Rival Tangguh hingga Kenangan Manis di ISL
Padahal, PS Mitra Kukar sendiri pernah menjadi salah satu tim yang sangat disegani bahkan menjadi rival kuat bagi banyak tim unggulan di Indonesia seperti Persib, Persija, Persebaya, hingga Bali United. Bahkan yang membuatnya kian disegani kala itu karena Kukar sempat back to back dengan mengunci peringkat 3 ISL (Indonesia Super League) di tahun 2013 silam dan Wilayah Timur 2014.
Saking seriusnya Kukar berkompetisi di divisi teratas turnamen sepak bola Liga Indonesia, tim ini pun sempat punya 4 pemain hebat yang berlabel Liga Primer Inggris. Adapun keempat ex pemain Liga Inggris tersebut antara lain seperti:
- Marcus Bent (mantan penyerang Everton) yang direkrut pada tahun 2011.
- Roy O’Donovan (mantan bek Sunderland) yang direkrut pada tahun 2015.
- Mohammed Sisoko (mantan gelandang Juventus dan Liverpool) yang direkrut pada tahun 2017.
- Danny Guthrie (mantan pemain Newcastle dan Liverpool yang direkrut pada 2018.
Dengan deretan pemain berlabel Liga Inggris tersebut, tentu saja membuat PS Mitra Kukar sangat disegani oleh tim-tim lain yang ada di Indonesia. Bahkan, Kukar juga sukses menjadi lawan terberat bagi sejumlah klub besar lain di Indonesia sehingga membuatnya jadi salah satu tim yang paling menonjol dalam divisi sepak bola teratas di Indonesia.
Dari Juara Piala Jenderal Sudirman hingga Terdegradasi, Masih Ada Harapan Bangkit?
Bukan hanya itu, Mitra Kukar sendiri bahkan pernah menjuarai Piala Jenderal Sudirman di tahun 2015 silam usai berhasil mengalahkan Semen Padang pada babak final. Prestasi tersebut tentu saja adalah sebuah pencapaian yang gemilang, selain beberapa musim juga bermain di Liga 1 Indonesia.
Namun kali ini, nama Mitra Kukar sudah mulai terlupakan karena tidak ada lagi di daftar tim yang ikut berkompetisi di Liga 3. Hal itu terjadi di tahun 2018 yang mana PS Mitra Kukar harus terdegradasi dari Liga 1 yang membuat tim tersebut semakin tidak mampu ikut bekompetisi dengan adanya berbagai permasalahan.
Meski begitu, para penggemar tetap berharap bahwa kedepannya PS Mitra Kukar bisa kembali berkompetisi di ajang sepak bola di Indonesia meskipun belum tentu kapan hal tersebut bakal terealisasi. Namun, hadirnya Kukar dalam kompetisi sepak bola tentu membuat pertandingan jadi lebih seru, mengingat Kukar pernah menjadi salah satu tim besar yang sangat disegani.